Foto : Pohon Sambiloto
WART4, Sambiloto (Andrographis paniculata) adalah tanaman herbal yang dikenal karena rasa pahitnya dan telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional di berbagai negara Asia, termasuk Indonesia. Tanaman ini tumbuh tegak dengan tinggi mencapai 90 cm dan dapat ditemukan di dataran rendah hingga ketinggian 700 meter di atas permukaan laut.
Kandungan Aktif :
Sambiloto mengandung berbagai senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan, antara lain:
- Andrographolide : Senyawa utama yang memiliki sifat analgesik, antidiabetes, antioksidan, dan antikanker.
- Diterpenoid : Bersifat antivirus, antibakteri, antiperadangan, dan antikanker.
- Flavonoid : Berperan sebagai antioksidan.
- Polifenol : Senyawa tannin yang terdapat pada daun dan kulit batang tanaman.
Manfaat Kesehatan :
Berbagai penelitian dan penggunaan tradisional menunjukkan bahwa sambiloto memiliki sejumlah manfaat kesehatan, di antaranya:
1. Meredakan Gejala Flu dan Pilek : Sambiloto dapat membantu meredakan gejala seperti bersin, sakit tenggorokan, dan batuk berkat sifat antiradang, antibakteri, dan antivirusnya.
2. Meningkatkan Sistem Imun : Kandungan andrographolide dalam sambiloto diketahui dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dengan merangsang aktivitas sel darah putih.
3. Meredakan Peradangan : Sambiloto memiliki efek antiradang yang dapat membantu mengurangi gejala peradangan pada kondisi seperti arthritis.
4. Menurunkan Demam : Sifat antipiretik dalam sambiloto membuatnya efektif sebagai pereda demam alami.
5. Mengontrol Kadar Gula Darah : Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sambiloto dapat membantu menurunkan dan mengontrol kadar gula darah, mendukung pengobatan diabetes.
6. Menurunkan Tekanan Darah : Sambiloto dapat melebarkan pembuluh darah, sehingga membantu menurunkan tekanan darah.
7. Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker : Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak sambiloto dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan.
Efek Samping dan Perhatian:
Meskipun sambiloto memiliki banyak manfaat, penggunaannya perlu diperhatikan karena dapat menimbulkan efek samping seperti:
- Gangguan Pencernaan : Penggunaan berlebihan dapat menyebabkan mual, muntah, dan diare.
- Reaksi Alergi : Beberapa orang mungkin mengalami ruam kulit atau gatal-gatal.
- Hipotensi : Sambiloto dapat menurunkan tekanan darah, sehingga perlu berhati-hati bagi yang sudah mengonsumsi obat hipertensi.
- Hipoglikemia : Pada penderita diabetes yang sudah mengonsumsi obat penurun gula darah, sambiloto dapat menyebabkan kadar gula darah turun terlalu rendah.
Oleh karena itu, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi sambiloto, terutama jika sedang menjalani pengobatan tertentu atau memiliki kondisi kesehatan khusus.
Cara Pengolahan :
Untuk memanfaatkan sambiloto, daun segarnya dapat direbus hingga mendidih, kemudian air rebusannya diminum. Untuk mengurangi rasa pahit, dapat ditambahkan madu.
Dengan berbagai manfaat yang dimilikinya, sambiloto dapat menjadi alternatif herbal untuk mendukung kesehatan, asalkan digunakan dengan bijak dan sesuai anjuran.
Red/BS
Posting Komentar
0Komentar